SISTEM INFORMASI ANGKATAN 2017
CIPTO RULIYANTO
1744390024
KRIPTOGRAFI
Pengertian Kriptografi - Secara etimologi (ilmu asal usul kata), kata kriptografi berasal dari gabungan dua kata dalam bahasa Yunani yaitu “kriptos” dan “graphia”. Kata kriptos digunakan untuk mendeskripsikan sesuatu yang disembunyikan, rahasia atau misterius. Sedangkan kata graphia berarti tulisan. Kriptografi didefinisikan sebagai ilmu dan pelajaran untuk tulisan rahasia dengan pertimbangan bahwa komunikasi dan data dapat dikodekan untuk mencegah dari mata-mata atau orang lain yang ingin mengetahui isinya, dengan menggunakan kode-kode dan aturan-aturan tertentu dan metode lainnya sehingga hanya orang yang berhak yang dapat mengetahui isi pesan sebenarnya.
Dalam menjaga kerahasiaan data, kriptografi mentransformasikan data jelas (plaintext) ke dalam bentuk data sandi (ciphertext) yang tidak dapat dikenali. Ciphertext inilah yang kemudian dikirimkan oleh pengirim (sender) kepada penerima (receiver). Setelah sampai di penerima, ciphertext tersebut ditranformasikan kembali ke dalam bentuk plaintext agar dapat dikenali.
Dalam arti lain, cryptography adalah seni dan ilmu dalam mengamankan pesan. Dalam dunia kriptografi, pesan disebut plaintext atau cleartext. Proses untuk menyamarkan pesan dengan cara sedemikian rupa untuk menyembunyikan isi aslinya disebut enkripsi. Pesan yang telah dienkripsi disebut ciphertext. Proses pengembalian sebuah ciphertext ke plaintext disebut dekripsi.
Gambar Konsep Dasar dari Enkripsi dan Dekripsi
Cryptographer adalah orang yang mempraktekkan ilmu kriptografi, sedangkan cryptoanalysts adalah orang yang mempraktekkan kriptanalisis, seni dan ilmu dalam memecahkan ciphertext.
Aturan fundamental kriptografi yaitu seseorang harus mengasumsikan bahwa seorang kriptoanalis menguasai algoritma umum enkripsi yang digunakan. Dengan kata lain, kriptanalis mengetahui cara kerja algoritma enkripsi. Jumlah usaha yang diperlukan untuk menemukan, menguji, dan memasang algoritma baru yang selalu berkompromi atau berfikir untuk berkompromi dengan algoritma lama, akan menyebabkan algoritma baru itu menjadi tidak berguna untuk menjaga kerahasiaan. Sistem kriptografi atau Algoritma Kriptografi adalahsebuah algoritma kriptografi ditambah semua kemungkinan plaintext, ciphertext dan kunci.
Algoritma Caesar
Caesar Cipher merupakan salah satu algoritma cipher tertua dan paling diketahui dalam perkembangan ilmu kriptografi. Caesar cipher merupakan salah satu jenis cipher substitusi yang membentuk cipher dengan cara melakukan penukaran karakter pada plainteks menjadi tepat satu karakter pada chiperteks. Teknik seperti ini disebut juga sebagai chiper abjad tunggal.
Algoritma kriptografi Caesar Cipher sangat mudah untuk digunakan. Inti dari algoritma kriptografi ini adalah melakukan pergeseran terhadap semua karakter pada plainteks dengan nilai pergeseran yang sama.
Adapun langkah-langkah yang dilakukan untuk membentuk chiperteks dengan Caesar Cipher adalah :
1) Menentukan besarnya pergeseran karakter yang digunakan dalam membentuk cipherteks ke plainteks.
2) Menukarkan karakter pada plainteks menjadi cipherteks dengan berdasarkan pada pergeseran yang telah ditentukan sebelumnya.
Contoh Soal Algoritma Caesar:
Ubahlah nama anda ke dalam algoritma Caesar dengan ketentuan sbb:
1)Maju 6 Langkah
2)Mundur 3 Langkah
Jawab:
Alfabet Biasa: A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
ALfabet Sandi Maju 6 Langkah: G H I J K L M N O P Q R S T U v W X Y Z A B C D E F
Alfabet Sandi Mundur 3 Langkah:D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z A B C
Nama Saya dalam Alfabet biasa = Cipto Ruliyanto
Nama Saya dalam Alfabet Sandi (Maju 6 Langkah) = Iovzu xa
roegtu
Nama Saya dalam Alfabet Sandi (Mundur 3Langkah)=wfmql orifvxkql



Komentar
Posting Komentar